Patroli Blue Light, Polisi Amankan 11 Unit Sepeda Motor Balap Liar di Pekanbaru

Pekanbaru, Riau Dalam Patroli Blue Light Polsek Bukit Raya, Polresta Pekanbaru, mengamankan 11 unit sepeda motor yg digunakan untuk aksi balap liar.

Blue Light Patrol ini dengan sasaran merazia dan membubarkan aksi balap liar jalanan yang meresahkan masyarakat.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi SIK MH melalui Kapolsek Bukit Raya AKP Achda Feri, SH, khususnya pengguna jalan raya yang sedang berkendara, pada Minggu (13/02/22).

“Kegiatan Blue Light Patrol yang dilaksanakan setiap hari Minggu dini hari untuk mencegah remaja dan anak-anak muda melakukan aksi balap liar jalanan,” ungkapnya.

Menurutnya, aksi ini tentunya sangat membahayakan bagi pengendara jalan lainnya, maupun bagi mereka sendiri.

“Terdiri dari Tim gabungan dari Unit Patroli Polsek Bukit Raya, Unit Opsnal Polsek Bukit Raya, Unit Lantas Polsek Bukit Raya, Polsubsektor Marpoyan Damai dan Pokdarkamtibmas Marpoyan Damai,” katanya.

Kali ini menyasar jalanan yang sering dijadikan tempat balap liar seperti di Jl. Jendral Sudirman, Jl. Kaharuddin Nasution dan Jl. Arifin Ahmad – Jl. Soerkarno-Hatta.

“Dalam giat Blue Light Patrol kali ini Polsek Bukit Raya berhasil mengamankan 11 unit sepeda motor yang digunakan untuk aksi balap liar di Jalan Arifin Ahmad,” terangnya.

Tepatnya di Persimpangan Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru, dan Tim gabungan juga turut membawa beberapa remaja yang ikut aksi balap liar ini.

“Lamgsung mengankan beberapa remaja ke Polsek Bukit Raya untuk didata dan dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkasnya.

Kapolsek Bukit Raya mengharapkan, dengan rutinnya dilaksanakan giat “Blue Light Patrol” baik siang maupun malam di Wilayah Hukum Polsek Bukit Raya dapat mencegah gangguan keamanan.

“Mengingat ancaman kejahatan di jalanan seperti curas ( jambret) maupun perampasan kendaraan dan barang-barang berharga lainnya,” imbuhnya.

Sehingga masyarakat dapat melakukan aktifitasnya dengan aman.

“Ayo kita jaga Muratara ini dengan baik dan tidak tidak mendukung atau tidak melindungi apalagi membantu mengedarkan narkoba hal ini saya sampaikan khususnya wilayah Muratara dan umumnya seluruh wilayah Republik Indonesia,” imbaunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.