Sembunyikan Narkoba di Celana Dalam, Polisi Amankan Seorang Pria di Rokan Hilir Riau

Rokan Hilir, Riau Seorang pria berinisial SN (39) warga Jalan Gereja Kepenghulan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) diamankan Tim Opsnal Polsek Panipahan Polres Rohil.

Dia ditangkap di pelabuhan Panipahan dari ferry penumpang Tanjung Balai Asahan (Sumut) tepatnya di Jalan Bhakti Kepenghuluan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas, karena memiliki Narkotika jenis sabu seberat 5,24 gram.

Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK yang dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Rohil AKP Juliandi SH membenarkan adanya Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 5,24 gram,oleh Polsek Panipahan Polres Rohil.

“Awalnya personel Tim Opsnal Polsek Panipahan mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada seorang laki-laki yang melakukan penyalahgunaan Narkotika yang Akan masuk kepanipahan,” ungkapnya.

Kemudian lanjutnya, anggota menyampaikan informasi tersebut kepada Kapolsek Panipahan AKP Boy Setiawan S.AP, M.Si., segera memerintahkan anggota Opsnal Polsek Panipahan untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.

“Melakukan penyelidikan dengan dilengkapi Surat Perintah Tugas, Surat Perintah Penangkapan dan Surat Perintah Penggeledahan,” katanya.

Setelah tiba di Pelabuhan Panipahan, kemudian Tim Opsnal Polsek Panipahan mengamankan satu orang laki-laki yang di duga pelaku penyalahgunaan Narkotika tersebut dan membawanya ke dalam kantor KPLP.

Dengan di saksikan oleh petugas pelabuhan, dalam penggeledahan badan tersebut didapati di gulungan tisu di dalam celana dalam SN.

“Tisu yang di dalamnya berisikan 1 plastik bening berklip merah yang di dalamnya berisikan butiran kristal yang diduga Narkotika jenis sabu-sabu,” kata Juluandi.

Dari hasil interogasi dan pengakuan tersangka, sebutnya, bahwa sabu-sabu tersebut dibeli dari seseorang yang bernama Duri yang tinggal di Tanjung Balai Asahan (Sumut) seharga Rp. 3,5 juta.

”Selanjutnya Tim opsnal Polsek Panipahan langsung membawa pelaku dan barang bukti ke Polsek Panipahan guna diproses lebih lanjut,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, tambahnya, berupa 1 bungkus plastik bening ukuran kecil yang di dalamnya berisikan butiran kristal bening diduga Narkotika jenis sabu-sabu, 2 lembar tisu warna putih, 1 unit handphone merk Nokia type 105 warna hitam.

“Hasil tes urine tersangka hasilnya positif mengandung Metaphetamine dan amphetamine. Setelah itu disangkakan Pasal 114 Jo Pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.