Daerah  

Polres Kulonprogo Tangkap Pasutri, Terjerat Kasus Penipuan, Modusnya Gadai Kendaraan Rental

Kulon Progo, DIY – Polres Kulon Progo, berhasil mengungkap aksi penipuan yang melibatkan pasangan suami istri (pasutri) berinisial SEW (19) warga Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo dan IT (20) warga Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap.

Pasutri tersebut telah menggadaikan empat kendaraan rental di dua lokasi yang berbeda yaitu pada 23 Oktober 2021 di Sebokarang, Wates dengan kerugian Rp 42 juta dan 12 November 2021 di Triharjo, Wates dengan kerugian Rp 33 juta.

“Jadi modusnya tersangka merental kendaraan kemudian menggadaikan kepada orang lain tanpa seizin pemilik kendaraan,” terang Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini, S.H., S.I.K saat konferensi pers di lobi Polres Kulonprogo, Kamis (23/12/2021).

AKBP Muharomah Fajarini, S.H., S.I.K menjelaskan kasus penipuan itu bermula ketika tersangka menghubungi korban melalui WhatsApp untuk merental kendaraan dengan perjanjian selama sepekan untuk peminjaman satu unit kendaraan.

Kemudian memberikan uang muka sebesar Rp 200.000 untuk TKP pertama serta TKP kedua sebesar Rp 640.000, sepekan kemudian tersangka melakukan pelunasan dengan meminjam satu unit kendaraan yang lain, namun setelah itu, tersangka mulai susah dihubungi.

“Kemudian korban menerima informasi bahwa kendaraan yang dirental itu digadai oleh tersangka kepada orang lain. Tersangka selanjutnya dilaporkan kepada polisi,” kata Kapolres.

Mendapati laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan dan polisi menangkap SEW di wilayah Wates pada 17 Desember 2021, namun tersangka IT sampai saat ini masih dalam pencarian oleh polisi.

Polisi juga menyita barang bukti satu unit kendaraan Honda Beat beserta surat tanda nomor kendaraan (STNK), satu unit Yamaha Nmax beserta STNK dan nota sewa kendaraan, kedua motor itu didapatkan di wilayah Purworejo, Jawa Tengah.

Oleh sebab itu, Kapolres mengimbau agar jangan mudah percaya dengan orang lain yang belum dikenal, apalagi perkenalan dilakukan melalui media sosial (medsos).

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 378 KUHAP tentang penipuan atau pasal 372 KUHAP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun kurungan penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.